Asuransi Jiwa Murni (Term Life)
1. Sistem pembayaran umumnya tahunan, semesteran atau sekaligus.
2. Merupakan Asuransi berjangka atau sistem kontrak masa asuransi. Tidak ada fasilitas Cuti Premi, wajib setor premi selama masa kontrak. Kalau tidak setor premi, proteksi tidak aktif.
3. Skema nilai uang pertanggungan (UP) tiap manfaat proteksi bersifat tetap. Jadi anda tidak dapat menentukan/mengatur besar uang pertanggungan yang anda butuhkan dari tiap manfaat yang anda ambil. Jadi secara otomatis terhitung dengan premi sekian dapat uang pertanggungan sekian, begitupun sebaliknya.
4. Premi yang anda setorkan seluruhnya hangus (tanpa sisa) apabila nasabah sehat sampai akhir masa kontrak. Lalu nasabah dapat apa? Ya berterima kasih dan bersyukur sudah diberi kesehatan.
5. Term Life tidak semuanya murah. Mungkin premi terlihat murah di awal atau selama masa kontrak/jangka pendek saja, tapi jangka panjang Term Life lebih mahal dari Unit Link. Dikarenakan premi di Term Life mengalami kenaikan premi saat perpanjangan kontrak asuransi.
6. (Untung) Jika nasabah selama masa kontrak mengalami sakit, kecelakaan, cacat atau meninggal, maka diberikan sejumlah uang pertanggungan (UP) yang sudah disiapkan. (Rugi) Jika nasabah sehat dan aman selama masa kontrak, karena seluruh premi yang disetorkan hangus tanpa sisa.
Asuransi Jiwa Unit Link (Asuransi Jiwa + Investasi)
1. Cara pembayaran premi bisa bulanan, kuartalan, semesteran, tahunan.
2. Merupakan Asuransi seumur hidup atau bukan sistem kontrak masa asuransi, adanya fasilitas Cuti Premi. Jadi bisa cuti premi apabila polis sudah diatas 3 tahun, artinya jika tidak melakukan setoran premi untuk sementara waktu, maka biaya asuransi akan diambil dari saldo investasi nasabah selama mencukupi dan proteksi tetap aktif.
3. Besar preminya flat/tetap selama masa asuransi. Jadi premi tetap sama tidak ada kenaikan premi jika mau perpanjang Polis.
4. Premi tidak seluruhnya hangus walaupun selama 10 tahun dan seterus-terusnya nasabah sehat. Lalu jika sehat apa yang diterima nasabah? Yaitu menerima berupa sejumlah besar saldo investasi selama itu.
5. Unit Link tidak semuanya mahal. Mungkin premi terlihat mahal di awal/jangka pendek saja, tapi jangka panjang ke depan Unit Link lebih murah dari Term Life.
6. (Untung) Jika nasabah sakit, kecelakaan, cacat atau meninggal. Maka diberikan sejumlah uang pertanggungan (UP) yang sudah disiapkan. (Untung juga) Jika nasabah sehat dan aman, karena adanya bonus saldo investasi.
Nah, setelah mengetahui perbedaan asuransi jiwa murni dan unit link, Anda seharusnya sudah bisa menetukan pilihan Anda. Tetapi jika Anda masih ragu dan awam dalam hal asuransi, Anda bisa menggunakan layanan konsultasi asuransi yang tak perlu diragukan lagi kapabilitasnya, yaitu APRUON.
APRUON adalah perusahaan langka di Indonesia, karena mereka memberikan berbagai layanan yang sangat menggiurkan, termasuk untuk Anda yang sedang bingung memilih asuransi jiwa murni atau unit link. Anda dapat berkonsultasi berbagai permasalahan asuransi. Ada banyak cara untuk berkonsultasi, mulai dari mendatangi kantornya langsung, menelepon mereka, dan melalui form online selanjutnya pertanyaan akan dijawab sesuai waktu yang Anda inginkan. Jangan khawatir data Anda disalahgunakan, mereka menjamin privasi dan profesional bekerja. Manfaatkan segera, ayo menggunakan APRUON.


No comments:
Post a Comment